Panduan Pendaftaran Petugas Haji 2026, Daftar di petugas.haji.go.id

Erlita Irmania
0

Pendaftaran Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2026 Dibuka

Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia telah resmi membuka pendaftaran untuk Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) atau petugas haji 2026. Formasi yang dibuka mencakup PPIH Kloter, seperti Ketua Kloter dan Pembimbing Ibadah, serta PPIH Arab Saudi dengan berbagai bidang tugas seperti Akomodasi, Konsumsi, Transportasi, Bimbingan Ibadah, dan SISKOHAT.

Pendaftaran dapat dilakukan secara online sejak Sabtu, 22 November 2025. Pastikan koneksi internet stabil dan gunakan laptop atau komputer agar proses pendaftaran berjalan lancar.

Cara Mendaftar Petugas Haji 2026

Berikut langkah-langkah untuk mendaftar seleksi pendaftaran petugas haji 2026:

  1. Buka situs petugas.haji.go.id di browser komputer Anda.
  2. Klik menu “Pendaftaran Petugas”.
  3. Masukkan nomor WhatsApp aktif, lalu isi kolom penjumlahan untuk mengonfirmasi. Klik “Kirim OTP”.
  4. Periksa kode OTP yang dikirim ke nomor WhatsApp Anda. Masukkan kode OTP ke kolom yang tersedia. Klik “Submit”.
  5. Akan muncul laman formulir pendaftaran. Isi dengan lengkap sesuai data yang diminta.
  6. Buat username dan password akun pendaftaran.
  7. Unggah surat rekomendasi dan KTP (file PDF ukuran maksimal 2 MB).
  8. Beri centang pada kota pernyataan konfirmasi dan isi kolom penjumlahan dengan benar. Klik “Submit”.

Pastikan seluruh data telah terisi dengan benar dan lengkap sebelum menekan tombol “Submit”. Setelah formulir dikirim, data dan berkas persyaratan akan diverifikasi oleh verifikator Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten/Kota dan Provinsi tahap 1.

Melengkapi Biodata dan Berkas Persyaratan

Jika semua sudah dinyatakan lengkap dan valid, Anda akan menerima notifikasi via WhatsApp untuk melengkapi biodata dan berkas persyaratan pendaftaran. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  1. Buka petugas.haji.go.id dan klik menu “Masuk”.
  2. Masuk menggunakan username dan password yang telah dibuat sebelumnya.
  3. Lengkapi biodata dan unggah seluruh berkas persyaratan yang dibutuhkan.
  4. Pada bagian “Biodata”, lengkapi data diri Anda dengan mengeklik tombol “Edit” di sisi kanan.
  5. Setelah mengunggah foto dan melengkapi data, klik “Simpan”.
  6. Pada bagian “Kelengkapan Dokumen”, unggah dokumen sesuai yang diminta (file PDF ukuran maksimal 2 MB).
  7. Setelah semua telah diunggah dan dilengkapi, kembali ke bagian “Biodata” dan klik “Submit Pendaftaran”.

Verifikator akan melakukan verifikasi kembali pada biodata dan berkas persyaratan. Jika persyaratan valid, Anda akan mendapatkan notifikasi WhatsApp.

Setelah itu, masuk kembali ke akun pendaftaran petugas haji Anda untuk mencetak kartu ujian dan mengunduh aplikasi CAT ujian. Pada bagian biodata, klik tombol “Download Kartu Ujian” dan “Download Aplikasi Android” di kanan layar.

Syarat Umum Daftar Petugas Haji 2026

Berikut syarat umum pendaftaran petugas haji atau PPIH 2026:

  • Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Beragama Islam
  • Sehat jasmani dan rohani yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Sehat yang dikeluarkan oleh dokter pemerintah
  • Tidak dalam keadaan hamil (bagi wanita)
  • Berkomitmen penuh dalam pelayanan jemaah haji
  • Memiliki integritas, kredibilitas, dan rekam jejak yang baik serta tidak sedang menjadi tersangka pada proses hukum pidana
  • Memiliki identitas kependudukan yang sah
  • Mendapat izin tertulis dari atasan langsung/instansi asal (bagi PNS atau Pegawai Instansi lainnya)
  • Mampu mengoperasikan aplikasi komputer dan/atau aplikasi gawai berbasis Android dan/atau iOS
  • Diutamakan mampu berkomunikasi dalam bahasa Arab dan/atau bahasa Inggris
  • Tidak sedang menjalani tugas belajar
  • Pasangan suami istri dilarang bertugas sebagai PPIH Kloter dan PPIH Arab Saudi pada tahun yang sama.

Syarat Khusus PPIH Kloter

Berikut syarat khusus berdasarkan jenis tugas yang dipilih pada formasi PPIH Kloter:

  1. Ketua Kloter
  2. Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Haji dan Umrah dan/atau Kementerian Agama;
  3. Berusia paling rendah 30 tahun dan paling tinggi 58 tahun pada saat mendaftar;
  4. Sedang menjabat minimal setingkat Eselon IV dan/atau memiliki pangkat/golongan minimal III/c dan/atau jabatan fungsional Ahli Muda;
  5. Berpendidikan paling rendah Strata Satu (S1); dan diutamakan yang sudah menunaikan ibadah haji.

  6. Pembimbing Ibadah Kloter

  7. Berusia paling rendah 35 tahun dan paling tinggi 60 tahun pada saat mendaftar;
  8. Telah menunaikan ibadah haji;
  9. Memiliki sertifikat pembimbing ibadah Haji;
  10. Berpendidikan paling rendah strata satu (S1);
  11. Surat Pernyataan bersedia memberikan bimbingan ibadah.

Syarat Administrasi Formasi PPIH Kloter

  • Surat Usulan/Rekomendasi dari Pimpinan Instansi/Lembaga
  • KTP yang sah dan masih berlaku
  • Ijazah terakhir
  • SK pegawai terakhir (wajib bagi Ketua, opsional bagi Pembimbing Ibadah Kloter)
  • Surat keterangan sehat dari puskesmas/rumah sakit pemerintah
  • Surat pernyataan mampu mengoperasikan aplikasi komputer dan/atau gawai berbasis android dan/atau iOS
  • Surat Keterangan Catatan Kepolisian atau SKCK (opsional)
  • Surat pernyataan telah berhaji (wajib bagi Pembimbing Ibadah Kloter, opsional bagi Ketua)
  • Surat izin suami, bagi perempuan menikah (opsional)
  • Sertifikat kemampuan Berbahasa Inggris dan Arab yg dilegalisir oleh Lembaga (opsional)
  • Sertifikat/Piagam 2 tahun terakhir yang terkait dengan penyelenggaraan haji (opsional).

Syarat Daftar PPIH Arab Saudi

Berikut syarat khusus berdasarkan jenis tugas yang dipilih pada formasi PPIH Arab Saudi:

  1. Pelaksana pelayanan Akomodasi, Konsumsi, dan Transportasi
  2. Usia paling rendah 25 tahun dan paling tinggi 57 tahun pada saat mendaftar.

  3. Pelaksana Bimbingan Ibadah

  4. Usia paling rendah 35 tahun dan paling tinggi 60 tahun pada saat mendaftar
  5. Telah menunaikan ibadah haji
  6. Memiliki sertifikat pembimbing ibadah haji.

  7. Pelaksana Siskohat

  8. Berusia paling rendah 25 tahun dan paling tinggi 57 tahun pada saat mendaftar
  9. Pegawai yang bertugas sebagai operator Siskohat pada Kemenhaj dan/atau Kemenag (Pusat, Provinsi, atau Kabupaten/Kota) yang sedang dan telah bekerja paling sedikit 3 tahun. Dibuktikan dengan surat keterangan dari pimpinan satuan kerja
  10. Mampu mengoperasikan aplikasi Siskohat dan pengolahan data
  11. Diutamakan pernah mengikuti bimbingan teknis Siskohat yang dibuktikan dengan sertifikat atau piagam.

Syarat Administrasi Formasi PPIH Arab Saudi

  • Surat Usulan/Rekomendasi dari Pimpinan Instansi/Lembaga
  • KTP yang sah dan masih berlaku
  • Ijazah terakhir
  • Surat keterangan sehat dari puskesmas/rumah sakit pemerintah
  • Surat pernyataan mampu mengoperasikan aplikasi komputer dan/atau gawai berbasis android dan/atau iOS
  • Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) bagi non-ASN
  • SK pegawai terakhir (opsional)
  • Surat pernyataan telah berhaji (opsional)
  • Sertifikat kemampuan Berbahasa Inggris dan Arab yg dilegalisir oleh Lembaga (opsional)
  • Surat izin suami, bagi perempuan menikah (opsional)
  • Sertifikat/Piagam 2 tahun terakhir yang terkait dengan penyelenggaraan haji (opsional).

Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)
3/related/default